Gunung Galunggung Trenggalek (jangan keliru dengan Gunung Galunggung di Tasikmalaya) adalah salah satu destinasi pendakian favorit bagi para pecinta alam dan pencari petualangan dataran tinggi di eks-Karesidenan Kediri. Gunung ini menawarkan jalur trekking yang menantang dengan bonus pemandangan kota Trenggalek dari ketinggian yang sangat memukau.
Untuk mendaki Gunung Galunggung, jalur utama yang sering dilewati adalah melalui pos pendakian di Kecamatan Trenggalek kota. Estimasi waktu pendakian dari basecamp menuju puncak berkisar antara 2 hingga 3 jam perjalanan kaki, tergantung pada fisik dan kecepatan ritme melangkah Anda. Jalur awal berupa tanah padat melewati perkebunan pinus warga, yang kemudian berubah menjadi tanjakan berbatu yang cukup terjal mendekati kawasan puncak gunung.
Biaya wisata mendaki Gunung Galunggung sangatlah ekonomis dan ramah kantong mahasiswa. Tiket masuk pos pendakian biasanya hanya dikenakan tarif sukarela atau parkir kendaraan sekitar Rp 5.000 untuk roda dua dan Rp 10.000 untuk roda empat. Jika Anda berniat menginap, tidak ada biaya tambahan yang besar, cukup melaporkan identitas diri ke petugas basecamp demi faktor keamanan pendakian.
Sesampainya di puncak, rasa lelah Anda akan langsung terbayar lunas oleh pemandangan lanskap kota Trenggalek yang dikelilingi gugusan perbukitan karst. Pada malam hari, Anda bisa menyaksikan gemerlap lampu kota (city light) yang romantis dari dalam tenda. Sementara pada pagi hari, keindahan matahari terbit dengan lautan awan putih yang bergulung menciptakan pemandangan epik yang sangat megah.
Persiapan fisik yang matang, membawa logistik air minum yang cukup (karena di atas minim sumber air), serta memakai sepatu gunung berdaya cengkeram kuat adalah modal utama untuk menaklukkan puncak Galunggung dengan selamat.

Komentar