Trenggalek tidak hanya kaya akan keindahan pantai dan gunungnya, tetapi juga memiliki potensi wisata kriya atau kerajinan tangan yang luar biasa. Salah satu pusat industri kreatif yang wajib dikunjungi adalah Desa Wonoanti di Kecamatan Gandusari, yang telah dinobatkan sebagai Sentra Kerajinan Bambu andalan kabupaten.
Memasuki Desa Wonoanti, Anda akan melihat kesibukan warga lokal di teras-teras rumah mereka yang sedang menganyam, memotong, atau memoles bambu. Tradisi menganyam bambu di desa ini telah diwariskan dari generasi ke generasi, namun kini telah bertransformasi menjadi produk modern bernilai seni dan ekonomi tinggi berkat sentuhan inovasi desain kontemporer.
Produk kerajinan bambu Wonoanti sangat beragam, mulai dari kebutuhan rumah tangga tradisional seperti tampah dan bakul, hingga barang-barang estetik dekorasi rumah modern (home decor). Anda bisa menemukan lampu gantung minimalis, kursi malas, tas jinjing modis, vas bunga, hingga replika kapal yang detail. Kualitas anyaman desa ini terkenal sangat halus, kokoh, dan telah dilapisi anti-jamur sehingga awet bertahun-tahun.
Bagi wisatawan, berkunjung ke Wonoanti bukan sekadar berbelanja oleh-oleh. Anda bisa mengikuti workshop singkat untuk belajar menganyam bambu langsung dari para perajin tua yang ahli. Merasakan sendiri tingkat kerumitan menyusun bilah-bilah bambu menjadi sebuah karya seni memberikan pengalaman liburan kultural yang sangat mendalam.
Membeli produk langsung dari sentra Wonoanti ini berarti Anda turut serta mendukung keberlangsungan ekonomi sirkular masyarakat desa dan melestarikan produk ramah lingkungan berbasis kearifan lokal.

Komentar